Menyedihkan! Tidak Punyai Uang, Veteran Perang Kemerdekaan 14 Tahun Hidup Lumpuh



Binul Bantai harus jalan sekalian bertimpuh, dengan didukung ke-2 tangannya. Kakinya, alami kelumpuhan semenjak 14 tahun lalu. Pria yang sekarang berumur 94 tahun itu, sebagai veteran perang kemerdekaan.



Di umur senjanya, Binul Bantai hidup dalam belenggu kemiskinan. Ia tinggal dengan ustrinya, Siti Kholijah di Dusun Simardona, Kecamatan Tangkai Onang, Kabupaten Padang Usang Utara, Sumatera Utara.


Siti Kholijah akui, tidak bisa mengantarkan suaminya berobat karena tidak ada ongkos. Sejauh ini, pasangan suami istri lanjut usia ini, harus terus menyambung hidupnya dengan usaha jualan kayu bakar dan kelapa.


"Setiap hari saya jualan kayu bakar dan kelapa. Kelapanya Judi Slot saya jual dengan harga Rp3.000. Kayu bakarnya yang kumpulkan istri saya," tutur Binul Bantai, dengan kalimat terbata-bata.


Ia masih ingat, saat berusaha menantang penjajah cuman memakai bambu lancip. walau nyawa jadi taruhannya, dan dengan persenjataan apa yang ada, Binul akui masih tetap semangat untuk perjuangkan kemerdekaan Indonesia.


Sejauh ini, Binul Bantai tidak banyak memperoleh perhatian dari pemerintahan. Tiap peringatan hari pahlawan, akan berakhir demikian saja. Kepala Dusun Simardona, Pengidoan mengatakan, Binul Bantai telah sakit-sakitan semenjak 14 tahun kemarin, dan sejauh ini cuman jualan kayu dan kelapa.